Zat Makanan Yang Dibutuhkan Oleh Tubuh

Zat Makanan Yang Dibutuhkan Oleh Tubuh

Legendsofdaemonica –┬áZat gizi ditemukan dalam berbagai makanan yang kita konsumsi setiap hari. Beberapa zat tersebut dibutuhkan oleh tubuh kita untuk mendukung pertumbuhan, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, menghasilkan energi, dan menjaga kesehatan. Zat pangan terbagi menjadi dua bagian yaitu makronutrien dan mikronutrien. Makronutrien merupakan zat gizi yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah banyak. Mikronutrien sekarang menjadi zat makanan yang dibutuhkan tubuh dalam jumlah kecil.

Makronutrien dan mikronutrien dibagi menjadi enam jenis utama, yaitu:

1. Karbohidrat

Karbohidrat kompleks berperan penting dalam tubuh. Salah satu makronutrien terpenting dalam tubuh kita adalah karbohidrat. Nutrisi ini berperan penting dalam menyuplai energi ke seluruh sel dan jaringan di dalam tubuh. Karbohidrat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu karbohidrat sederhana dan karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks dianggap lebih sehat karena mendukung fungsi otak, sistem saraf, sistem kekebalan, dan fungsi pencernaan. Untuk memenuhi zat pangan ini, Anda bisa mengonsumsi ubi, beras merah, jagung, gandum, kacang polong, pisang, bit, apel, talas, buncis, dan wortel.

2. Protein

Protein merupakan makronutrien yang berperan penting dalam mendukung fungsi tubuh kita. Nutrisi tersebut dibutuhkan oleh setiap sel di dalam tubuh agar dapat berfungsi dengan baik. Protein berperan penting dalam pertumbuhan, pemeliharaan dan kesehatan tubuh kita. Padahal, semua hormon, antibodi, dan zat penting lainnya juga mengandung protein. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut, Anda bisa mengonsumsi makanan berprotein tinggi seperti daging, ikan, telur, susu dan produk olahannya, seafood, kacang-kacangan, tahu, tempe, brokoli, dan biji-bijian.

3. Lemak

Kacang termasuk lemak sehat. Lemak merupakan makronutrien yang mendukung banyak fungsi tubuh, mulai dari penyerapan vitamin dan mineral hingga pembekuan darah, pembentukan sel, dan pergerakan otot. Meski mengandung banyak kalori, nutrisi ini merupakan sumber energi penting bagi tubuh. Pastikan Anda makan lemak sehat dan hindari lemak trans dan lemak jenuh. Lemak sehat dapat melindungi Anda dari berbagai penyakit seperti diabetes, jantung, radang sendi, dan kanker. Anda bisa makan alpukat, biji chia, coklat hitam, telur, ikan, kacang-kacangan, minyak zaitun, yogurt, tahu, minyak kelapa, ikan, bayam dan kangkung untuk mendapatkan makronutrien ini.

4. Air

Tahukah Anda bahwa sebagian besar tubuh manusia terdiri dari air? Air membantu tubuh membuang racun, meningkatkan fungsi otak, mengangkut nutrisi ke sel-sel tubuh, menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mencegah sembelit.

Sumber air terbaik tentu saja air alami, bersih dan tanpa pemanis. Selain itu, makronutrien ini juga bisa Anda dapatkan melalui sayuran dan buah-buahan yang mengandung banyak air, seperti bayam, semangka, mentimun, tomat, jeruk, stroberi, selada, seledri, kembang kol, dan belimbing.

5. Vitamin

Sayuran dan buah-buahan mengandung banyak vitamin. Vitamin termasuk dalam nutrisi makanan untuk mikronutrien. Meski tidak banyak dibutuhkan oleh tubuh, namun nutrisi ini sangat penting untuk menjaga kesehatan dan menunjang fungsi tubuh kita. Terdapat 13 vitamin esensial yang dibutuhkan tubuh yaitu vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, B12, C, D, E dan K.

Kekurangan vitamin dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Nutrisi ini biasanya mengandung antioksidan yang dapat membantu Anda terhindar dari penyakit. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin harian Anda, Anda perlu mengonsumsi makanan yang bervariasi dan bergizi seimbang, terutama berupa sayur-sayuran dan buah-buahan harga dr laser.

6. Mineral

Seperti vitamin, mineral juga merupakan mikronutrien. Nutrisi ini penting untuk berbagai fungsi tubuh, mulai dari membangun tulang dan gigi yang kuat, mengatur metabolisme, membentuk sel darah merah, meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga mempercepat penyembuhan luka. Ada berbagai jenis mineral yang dibutuhkan tubuh yaitu kalsium, zat besi, seng, fosfor, natrium, magnesium, belerang, klorida, selenium, mangan, kromium, tembaga, yodium, fluorida, dan molibdenum. Pastikan Anda mengonsumsi daging tanpa lemak, seafood, susu dan makanan olahan, kacang-kacangan, biji-bijian, sayur mayur, buah-buahan dan kuning telur untuk memenuhi kebutuhan mineral.

Anda mungkin juga suka...